edukasijogjaherbalalamijamujamuemponemponjamugodhogjamugodhogkhasjogjajamuherbaljamujogjajamumerapijamurempahjamuslemankesehatankesehatan masyarakatkesehatanumumKhasiat JamuMerapifarmaherbaloleholehjogjaOutboundpenyakitPraktek JamuUncategorizedwarisanjogjawarisanleluhurWisata

KANKER

KANKER

Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi banyak orang.  Masyarakat biasanya mengenal kanker sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor di bagi menjadi 2 yaitu tumor jinak dan tumor ganas, tumor ganas inilah yang disebut dengan kanker.

Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan sel-sel yang abnormal di dalam tubuh yang tidak terkendali sehingga menyebabkan jaringan tubuh yang normal menjadi rusak.   Tubuh manusia terdiri dari banyak sel yang terus tubuh dan berkembang sehingga selalu ada sel baru dan sel yang tidak sehat, tidak berfungsi dan tua secara alami akan mati.  Tapi berbeda dengan sel kanker, sel kanker tidak bisa mati tetapi akan terus berkembang. Sel kanker dengan mudah akan membelah diri dan menyebar dalam jumlah yang tidak bisa dikendalikan lagi di dalam tubuh. Sel kanker bisa tumbuh dan menyebar ke dalam tubuh manapun, sehingga itulah yang menyebabkan kanker begitu banyak jenisnya.

Berdasarkan riset ada sekita 200 jenis penyakit kanker yang berbeda. Kanker yang tumbuh dipermukaan kulit dapat dikenali secara dini yaitu berupa benjolan.  Namun ketika sel kanker itu tumbuh di dalam tubuh biasanya diketahui setelah stadium lanjut.

Tidak jarang upaya penyembuhan kanker pada stadium lanjut tidak mendapat hasil yang memuaskan.  Bahkan efek dari kegagalan bedah maupun kemoterapi justru menyebabkan sel kanker semakin menyebar ke bagian tubuh lain dengan kondisi yang lebih parah.

Penyebab Kanker adalah sering terjadinya  perubahan dari sel DNA menjadi tumor jinak, dan sebagian akhirnya menjadi tumor ganas atau kanker. Perubahan inilah yang menyebabkan pertumbuhan sel yang sangat cepat dan tidak terkontrol.

Penyebab

Faktor penyebab kanker hingga sekarang belum diketahui secara pasti, tapi beberapa faktor di bawah ini diduga merupakan faktir penyebab penyakit kanker, antara lain :

  1. Genetik atau keturunan
  2. Pola makan yang salah
  3. tahun, tapi ada sebagian kanker yang justru menyerang anak-anak
  4. Terpapar radiasi zat kimia atau sinar ultraviolet langsung ke kulit
  5. Terinfeksi virus, seperti Hepatitis B, Hepatitis C dan HPV
  6. Menurunnya sistem kekebalan tubuh
  7. Kurang berolahraga
  8. Merokok dan mengkonsumsi alkohol, dll

 

Gejala

Gejala kanker akan bervariasi tergantung bagian mana tubuh itu diserang kanker.  Namun ada beberapa gejala yang sering dirasakan oleh penderita, antara lain :

  1. Terdapat benjolan
  2. Gangguan keteka buang air kecil / besar
  3. Adanya koreng / luka yang susah sembuh
  4. Nyeri di salah satu bagian tubuh
  5. Cepat merasa lelah
  6. Demam yang terus naik dan berulang
  7. Perubahan kebiasaan makan dan berkemih
  8. Hilangnya nafsu makan
  9. Batuk disertai sesak nafas
  10. Adanya tahi lalat atau kutil yang terus tumbuh

 

Deteksi Dini

Sekitar 30% kematian akibat kanker dapat dicegah jika terdeteksi dan diobati sejak awal.  Tujuan dari deteksi dini ini adalah mendeteksi keberadaan sel kanker sebelum sel kanker menyerbar ke bagian tubuh lainnya.  Deteksi dini kanker dapat dilakukan dengan memperhatikan gejala-gejala awan dari penyakit kanker.  Selain itu secara medis dapat juga di lakukan screening, seperti mamografi untuk kanker payudara dan papsmear untuk kanker serviks.

 

Pencegahan

Tindakan pencegaham dapat dilakukan dengan mewaspadai sedini mungkin faktor-faktor yang jadi pemicu tumbuhnya kanker.  Dukitip daro alodokter.com pada tahun 2014, lebih dari 1,5 juta orang Indonesia meninggal karena penyakit kanker.  Oleh karena itu, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menggalakkan program perilaku CERDIK untuk mencegah kanker. Berikut adalah ini adalah kepanjangan dari CERDIK:

  • Cek kesehatan secara berkala
    Konsultasikan dengan dokter Anda untuk menjalani tes skrining kanker, berdasarkan faktor risiko yang Anda miliki.
  • Enyahkan asap rokok
    Merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai jenis kanker, terutama kanker paru-paru.
  • Rajin aktivitas fisik
    Rutin berolahraga selama setidaknya 30 menit setiap harinya.
  • Diet sehat dengan kalori seimbang
    Perbanyak makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian (misalnya gandum), dan makanan yang kaya akan protein.
  • Istirahat yang cukup
    Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena kanker.
  • Kelola stres

Stress berlebih dan berkepanjangan dapat menyebabkan munculnya kanker.

 

Di samping CERDIK, ada beberapa hal lain yang juga perlu Anda lakukan untuk mencegah kanker, yaitu:

  1. Mengkonsumsi makanan yang berserat
  2. Menghindari paparan sinar ultraviolet yang berlebihan
  3. Mengurangi makanan yang mengandung kolesterol dan tinggi lemak
  4. Tidak mengkonsumsi alkohol
  5. Melakukan vaksinasi

 

Pengobatan

Tujuan dari pengobatan pada penderita kanker adalah untuk menyembuhkan, memperpanjang harapan hidup dan memperbaiki kualitas hidup pasien itu sendiri.  Secara umum pengobatan kanker ada berbagai cara , antara lain :

  1. Kemoterapi

Yaitu pengobatan dengan cara memberikan obat yang dapat diserap ke dalam aliran darah.  Kemoterapi adalah cara yang paling paling sering digunakan dalam pengobatan kanker.  Obat-obatan kemoterapi dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan sebagai obat kanker.  Namun efek dari kemoterapi juga harus diwaspadai.

  1. Radioterapi

Metode ini biasanya digunakan untuk menghilangkan tumor yang sifatnya lokal.  Rdioterapi adalah metode yang menggunakan sinar radiasi gelombang tinggi seperti, sinar-X, gama, proton, dan elektron untuk membunuh sel kanker. Tetapi metode ini tidak bisa membunuh sel kanker yang sudah menyebar.

 

  1. Terapi target

Metode ini adalah mengobati kanker dengan menggunakan obat-obatan atau bahan kimia lain untuk mengidentifikasi dan menyerang sel kanker secara spesifik tanpa membunuh sel-sel normal. Terapi ini antara lain antibodi monoklonal, penghambat tirosin kinase, dan penghambat cyclin-dependent kinase.

Setiap metode yang digunakan dalam mengobati kanker memiliki risiko atau efek samping yang berbeda-beda yang dapat merugikan sel-sel normal yang lain.  Sehingga tak jarang pasien kanker memilih untuk mengunakan pengobatan alternatif secara herbal. Beberapa pengobatan alternatif herbal yang dapat dilakukan antara lain :

  1. Mengkonsumsi obat herbal / jamu yang terbukti mengandung senyawa anti kanker
  2. Mengikuti program diet detoks
  3. Melakukan terapi dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang mengandung antioksidan