Uncategorized

4 Tips Agar Puasa Lancar Bagi Penderita GERD


Bagi penderita GERD, puasa bisa mejadi hal yang dilematis. Sebab, perubahan pola makan dan jeda makan yang lama dapat menyebabkan berbagai gangguan saluran pencernaan bagian atas seperti mulas (sensasi terbakar di dada) dan regurgitasi (sendawa berlebihan). Dua gejala tersebut juga seringkali dialami oleh GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease). Karena itu, penderita GERD memerlukan langkah ekstra jika ingin berpuasa.

1. Hindari makanan pemicu
Ketika berbuka dan sahur sebaiknya hindari makanan yang dapat memicu GERD, seperti gorengan, pedas, berlemak serta berkafein.

2. Makan pelan-pelan
Saat berbuka makanlah secara perlahan agar pencernaan tidak bekerja keras yang dapat memnyebabkan produksi asam lambung meningkat.

3. Jangan melewatkan sahur
Tubuh membutuhkan makanan untuk memberi Anda energi yang tahan lama sepanjang hari. Jadi, jangan melewatkan waktu sahur. Hindari pula tidur setelah sahur untuk mencegah gangguan pencernaan dan mulas. Sebab, tidur setelah makan bisa menyebabkan asam lambung masuk ke kerongkongan dan memicu refluks asam.

4. Konsumsi jamu khusus Asam Lambung untuk membantu menjaga kondisi lambung pada saat sahur dan berbuka agar produksi asam lambung tetap terjaga.